International Nurses Day (IND) ala STIKes Mahardika

Perawat diseluruh dunia menyepakati 12 Mei setiap tahunnya sebagai hari perawat sedunia atau lebih dikenal dengan IND. Semua perawat di Indonesia berjamaah memperingati hari itu. Masih kurang pas jika perawat menyebutnya dengan kata “merayakan”, nasib perawat Indonesia masih mengambang terlepas dari semua prestasi yang telah ditunjukan perawat Indonesia. Undang-undang Keperawatan dari tahun ke tahun belum juga disepakati. Akan lebih pantas jika perawat Indonesia menyebutnya dengan memperingati hari perawat sedunia atau IND.

Peringatan IND dibenak setiap perawat Indonesia mungkin berbeda-beda. Setiap jenis perawat baik yang menjadi perawat pendidik, perawat klinik atau perawat peneliti memiliki ke khas-an masing-masing. Tak ubah dengan Intitusi penyelenggara pendidikan keperawatan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mahardika Cirebon melalui Progam Studi Ilmu Keperawatan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Progam Studi Ilmu Keperawatan (HIMA PSIK) menyelenggarakan Rangkaian Acara International Nurses Day (IND) pada Rabu, 22 Mei 2013 lalu. Acara yang berlangsung di Aula STIKes Mahardika Cirebon tersebut mengangkat tema “Peran Perawat Masa Kini Dalam Pencapaian Milenium Development Goals”. Selama kurang lebih 5 jam rangkaian acara tersebut melangsungkan 3 acara sekaligus. Diawali dengan pelantikan Ketua dan Wakil ketua Himpunan HIMA PSIK periode 2013/2014 kemudian Lomba Poster yang diikuti oleh mahasiswa PSIK 21 tim diakhiri dengan acara puncak yaitu Diskusi bersama 3 panelis. Panelis pertama, Ns. Dwiyanti Purbasari,M.Kep memberi penerangan kepada peserta dengan konsep Milenium Developments Goals (MDGs) disambut dengan peran organisasi keprofesian (PPNI) dalam pencapaian MDGs oleh Eyet Hidayat, S.Pd.,S.Kp.,M.Kep, Sp.J dan ditutup dengan peran mahasiswa dalam pencapaian MDGs oleh Cecep Triwibowo,S.Kep.,M.Sc.

Lomba poster menjadi salah satu bagian acara yang merampok seluruh perhatian juri, tamu undangan dan peserta. Tidak hanya juri yang mendapat hak untuk meberikan penilaian, tamu undangan dan peserta mendapatkan 1 stiker yang bisa digunakan untuk mem-vote poster yang dinilai menarik dengan 2 kategori pemenang, Best Poster dan Favorite Poster. Perlombaan yang sengaja diadakan merupakan aplikasi salah satu mata kuliah metodelogi riset. Dari 21 poster, yang terbaik pilihan juri diraih oleh Andri Cahya Fadhilah dan Yugie Sugiarto dengan jurnal yang disadur berjudul Hubungan Komunikasi Perawat-Dokter dengan Stres Kerja Perawat di Instalasi Rawat Inap (IRNA) Penyakit Dalam RSUD Sragen. Terbaik kedua oleh Hafidatun Hasanah dan Rizki Amelia dengan jurnal yang disadur berjudul Pengaruh Minum Teh Terhadap Kejadian Anemia Pada Usila di Kota Bandung dan terbaik ketiga oleh Masfa’atun dan Risa S. Eka P dengan jurnal yang disadur berjudul Hubungan Personal Hygiene Perineal Pada Pasangan Usia Subur Terhadap Kejadian Keputihan di Wilayah Kerja Puskesmas Kebumen 1 Kabupaten Kebumen. Terfavorit pertama oleh L.Wandra Geastia dan teguh Fetra dengan jurnal yang disadur berjudul Pengetahuan HIV dan AIDS pada Remaja di Indonesia. Terfavorit kedua oleh Davied Ady Purwoto dan Agung Rizkhi dengan jurnal yang disadur berjudul perbedaan Tekanan Darah dan Denyut Nadi Pekerja Sebelum Pemberian Air Kelapa pada Pekerja Pandai Besi dan terfavorit ketiga oleh Bahrudin dan Dedi Riana dengan jurnal yang disadur berjudul Pengaruh Pemberian Ekstraks Mengkudu Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi.

Peringatan seperti itu memang sedikit berbeda dengan peringatan yang dilakukan pada umumnya. Berharap hal positif seperti terstimulasinya mahasiswa untuk lebih berperan aktif dalam pencapaian MDGs sebagai bentuk pegabdian kepada profesi keperawatan bisa terwujud. Bagaimana pun bentuk peringatannya, SELAMAT HARI PERAWAT SEDUNIA.

 

[wds id=”11″]

Bagikan: