Lokakarya Peninjauan Kembali Terhadap Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon melakukan Lokakarya peninjauan Kembali terhadap Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon pada hari Sabtu, tanggal 11 Maret 2017. Tujuan diadakannya Lokakarya ini adalah untuk meninjau apakah VMTS Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon masih relevan dengan kondisi perkembangan Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon saat ini sebagai kekuatan untuk menggerakkan seluruh potensi, kekuatan, dan sumber daya Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon sehingga dihasilkan VMTS bersama yang dapat diterjemahkan dalam strategi serta program kerja yang unggul. Acara ini dihadiri oleh stakeholder internal (dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa) dan stakeholder eksternal (pengguna lulusan, alumni, organisasi profesi). Acara dibuka dengan presentasi VMTS Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mahardika Cirebon sebagai bahan yang akan dilakukan peninjauan kembali oleh Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Bapak Jaenudin SKM, MPH.

Dari hasil Lokakarya ini, dirumuskan VMTS Prodi Kesehatan Masyarakat sebagai berikut:

A. Visi Prodi Kesehatan Masyarakat

Visi program studi Kesehatan Masyarakat adalah “Menjadikan Program Studi Kesehatan Masyarakat yang profesional dan berkualitas dalam menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan keunggulan Kesehatan Lingkungan di Tingkat Nasional pada Tahun 2026”

Visi ini mengandung makna bahwa Program Studi Kesehatan Masyarakat mengembangkan proses kegiatan pendidikan dan pengajaran yang profesional dan berkualitasdengan pendekatan  Student Centre Learning dalam bidang kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan yang ditunjukkan dengan kemampuan lulusan bekerja di instansi pemerintahan kesehatan, Rumah Sakit swasta, maupun Industri/ perusahaan.

Makna dari profesional di bidang kesehatan masyarakat adalah menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi yang mengintegrasikan seluruh kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor yang bertanggung jawab, efektif dan efisien baik dalam kegiatan internal maupun eksternal. Profesionalisme bidang kesehatan lingkungan yang diselenggarakan PS mengarah kepada kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, memprediksi bahaya pajanan, mengelola lingkungan dan pengendalian lingkungan dengan tujuan mencegah serta melindungi kesehatan masyarakat dan ekosistem. Untuk  mendukung profesionalisme tersebut, maka dituangkan dalam kurikulum Program Studi Kesehatan Masyarakat.

Pernyataan berkualitas dalam visi ini mengandung makna bahwa Program Studi  Kesehatan Masyarakat ingin menjadi prodi yang diperhitungkan tidak hanya di tataran Wilayah III Cirebon,  namun juga di tingkat nasional. Prodi menuangkan visi berkualitas di Tingkat Nasional dalam rencana strategis di bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat serta kerjasama dengan PT atau lembaga lain.

B. Misi Program Studi

  1. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas dan profesional dengan pendekatan Student Centre Learning dalam bidang kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  2. Melaksanakan kegiatan penelitian yang profesional dan berkualitas serta dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dalam bidang  kesehatan  masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara profesional dan berkualitas melalui pemberdayaan masyarakat berdasarkan evidence based dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  4. Mengembangkan jaringan kerjasama dalam upaya meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi ditingkat regional maupun global dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  5. Melaksanakan tata kelola program studi yang profesional dan berkualitas melalui penjaminan mutu secara bertahap dan berkelanjutan dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.

C. Tujuan Program Studi

  1. Menjadi program studi yang mampu menghasilkan lulusan yang bertaqwa cerdas dan kompetitif dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  2. Menjadi program studi yang mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  3. Menjadi program studi yang mampu memandirikan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  4. Menjadi program studi yang mampu menciptakan perluasan akses melalui kerjasama dalam optimalisasi tridharma perguruan tinggi dan pemberdayaan lulusan dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
  5. Menjadi program studi yang mampu mewujudkan tata kelola yang bermutu dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.

D. Sasaran (Target) Program Studi

Sasaran sampai tahun 2021 :

Sasaran-sasaran untuk setiap tujuan dijabarkan sebagai berikut:

  1. Menjadi program studi yang mampu menghasilkan lulusan yang bertaqwa cerdas dan kompetitif dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
    • Terlaksananya seleksi penerimaan mahasiswa baru sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan yang ditopang sistem yang transparan dan akuntabel.
    • Terlaksananya kegiatan pendidikan/pembelajaran yang berbasis kompetensi, dengan pendekatan pada student centre learning  yang ditopang sistem pembinaan kemahasiswaan yang berfokus pada prestasi akademik dan kompetitif serta beretika.
    • Terlaksananya seleksi SDM tenaga pendidik yang kompeten ditopang sistem yang transparan dan akuntabel.
    • Terlaksananya kegiatan mahasiswa berbasis need assessment
    • Terlaksananya suasana agamis dilingkungan kampus ditopang suasana akademis yang kondusif
    • Terlaksananya kegiatan berbasis achievement motivasion ditopang dengan budaya organisasi yang baik.
  2. Menjadi program studi yang mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas untuk pengembangan  ilmu pengetahuan dan tekhnologi dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
    • Terselenggaranya kegiatan pembinaan budaya meneliti yang berlandaskan etika.
    • Terselenggaranya kegiatan penelitian dalam bidang kesehatan dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah secara bertahap dan berkelanjutan.
    • Terselenggaranya penerapan hasil penelitian dalam pembelajaran.
    • Terserapnya dana hibah penelitian dari berbagai pihak.
  3. Menjadi program studi yang mampu memandirikan masyarakat dalam meningkatan derajat kesehatan dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
    • Terselenggaranya kegiatan pembinaan budaya pengabdian kepada masyarakat  yang inovatif.
    • Terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat.
    • Terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah yang berstandar nasional secara bertahap dan berkelanjutan;
    • Terserapnya dana hibah pengabdian kepada masyarakat dari berbagai pihak.
  4. Menjadi program studi yang mampu menciptakan perluasan akses melalui kerjasama dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
    • Terselenggaranya kegiatan MoU dengan stakeholder ditingkat regional maupun global,
    • Terselenggaranya kegiatan MoU dengan alumni.
    • Terlaksananya kerjasama secara komprehensif dan berkesinambungan.
  5. Menjadi program studi yang mampu mewujudkan tata kelola yang bermutu dalam bidang  kesehatan masyarakat khususnya kesehatan lingkungan.
    • Terlaksananya Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal dengan nilai Baik di Indonesia.
    • Terlaksananya proses rekruitmen SDM yang kompeten dengan pembinaan yang bertahap dan berkelanjutan
    • Terlaksananya prinsip pengelolaan PDCA secara terus menerus dan konsisten
    • Terlaksananya AMAI dan AMNAI secara terstruktur dan berkelanjutan
    • Terlaksananya kegiatan tindak lanjut sesuai hasil evaluasi internal dan eksternal
    • Tersedianya prasarana dan sarana pendidikan yang memenuhi standar untuk pengembangan iklim akademik
    • Meningkatnya jumlah mahasiswa baru di wilayah Ciayumajakuning untuk kuliah di STIKes Mahardika.
Bagikan: